KBRI Roma Datangkan 7 Pengusaha Kopi Italia ke RI

KBRI Roma Datangkan 7 Pengusaha Kopi Italia ke RI

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 15:18 WIB
Roma - Mereka didatangkan untuk meningkatkan penetrasi kopi Indonesia ke Italia dan sekitarnya. Daerah yang akan dikunjungi: Palembang, Jakarta, Surabaya, dan Kintamani (Bali).Ketujuh pengusaha kopi dari Italia itu akan berkunjung ke Indonesia pada 12 hingga 19 September 2007 mendatang. Mereka akan mengunjungi berbagai sentra produksi kopi di Indonesia, sekaligus mengadakan temu bisnis dengan para pebisnis kopi Indonesia.Kunjungan ini merupakan inisiatif KBRI Roma cq. Bagian Pertanian dalam upaya meningkatkan penetrasi kopi Indonesia ke kawasan Italia dan sekitarnya.Ikut dalam rombongan antara lain Ketua SCAE (Specialty Coffee Association in Europe) Dr. Massimiliano Fabian dan Presiden Associazione Caffe Trieste (Asosiasi Kopi Trieste) Italia Dr. Vincenzo Sandalj. Trieste adalah salah satu kota pelabuhan penting, yang menjadi pintu masuk kopi ke Eropa.Daerah yang akan dikunjungi adalah Palembang, Jakarta, Surabaya, dan terakhir melihat kebun kopi jenis Arabika di Kintamani, Bali."Dengan melihat langsung di lapangan, maka diharapkan akan menghasilkan suatu jalur bisnis kopi yang integral, yang tidak saja terkait aspek bisnis perdagangan tetapi juga aspek kerjasama peningkatan kualitas," kata Duta Besar RI di Roma Susanto Sutoyo dalam siaran pers yang diterima detikcom hari ini, Jumat 7/9/2007.Secara terpisah Atase Pertanian KBRI Roma Dr. Erizal Sodikin menyebutkan, bahwa data yang dikeluarkan oleh Associazione Caffe Trieste Italia (2006) menunjukkan jumlah kopi Indonesia yang masuk ke pasar Italia pada tahun 2005 sebesar 484 ribu kantong ukuran 60 kg. Ini menempatkan Indonesia pada posisi nomor empat setelah Brazil (2,4 juta kantong lebih), Vietnam (982 ribu kantong), dan India (748 ribu kantong). "Padahal dilihat sejarahnya, Vietnam jauh di bawah Indonesia dalam pemasokan kopi ke Italia pada era sampai tahun 80-an," ujar Erizal.Sementara itu data Organisasi Kopi Internasional (April 2007) menunjukkan bahwa Italia pada September 2006 mengimpor kopi lebih dari 699 ribu kantong. Ini berarti Italia menempati posisi ketiga setelah Jerman dan AS, yang besarnya impor berturut-turut 1,62 juta kantong dan 2,18 juta kantong.Ini jelas potensi pasar yang besar bagi Indonesia untuk menggenjot eskpor kopinya ke Italia. Letak geografis Italia yang sangat strategis, juga bisa menjadi salah satu pintu utama masuknya kopi Indonesia ke wilayah Eropa. "Posisi ini menjadi lebih penting jika dihubungkan dengan pangsa pasar untuk wilayah Negara Eropa Timur (pecahan Yugoslavia) dan juga kawasan Mediterania seperti Marokko, Aljazair, Tunisia dan Libya," demikian Erizal.Italia merupakan salah satu negara konsumen utama kopi dunia. Beberapa brand minuman kopi berasal dari negeri ini seperti Cappuccino dan Espresso kini sangat sohor di seluruh dunia. (es/es)


Berita Terkait