Kenek Metro Mini Tewas di Bus, Penumpang Panik
Jumat, 07 Sep 2007 14:21 WIB
Jakarta - Saat hendak menurunkan penumpang, tiba-tiba tubuh kenek Norma Ritonga (60) roboh di dalam bus Metro Mini P-610 jurusan Blok M-Pondok Labu. Kakek 3 cucu ini tewas sambil memegangi dadanya. Norma diduga kena angin duduk.Peristiwa berawal saat Norma yang bekerja sebagai kenek bus bernopol B 7210 LR ini hendak menurunkan penumpang di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2007) pukul 14.15 WIB.Norma yang baru 2 bulan menjadi kenek ini tiba-tiba ambruk di atas bus dan penumpang pun panik."Sopirrr...pirrr...keneknya jatuh nih," teriak penumpang yang duduk di bagian belakang. Hal itu membuat penumpang lainnya ikut panik.Sopir Fahruddin Ritonga (55) langsung menghentikan laju busnya. Pria yang masih memiliki tali persaudaraan ini langsung mengecek Norma.Norma lantas digotong ke bangku panjang deretan belakang. Fahruddin memeriksa denyut nadi Norma. Tetapi ternyata Norma meninggal seketika dengan posisi mata melotot sambil memegangi dada dan mulutnya menganga. "Saya kira dia kena angin duduk," ujar Fahruddin.Fahruddin langsung melaporkan peristiwa ini ke Polres Jakarta Selatan yang berjarak 200 meter dari lokasi kejadian. Polisi pun menyatakan Norma telah meninggal dunia.Jasad kenek yang terbalut kaos warna coklat dan celana panjang kain ini masih terbujur kaku di bangku belakang.Penumpang bus yang berjumlah sekitar 10 orang terpaksa mencari bus lainnya. Bus yang masih memuat jasad Norma masih diparkir di lokasi. Warga tampak berkerumun menonton, sehingga arus lalu lintas sedikit tersendat.MakanSebelum menghembuskan nafas terakhir, Norma sempat mengisi perut di pool Metro Mini di kawasan Blok M."Kenek saya terakhir makan di pool di Blok M. Nggak ada keluhan sebelumnya. Dia juga nggak punya penyakit yang gawat," kata Fahruddin.
(aan/umi)











































