3 Tahun Munir, Aktivis Yogya Minta BIN Dibubarkan

3 Tahun Munir, Aktivis Yogya Minta BIN Dibubarkan

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 14:00 WIB
Yogyakarta - 3 tahun tewasnya Munir juga diperingat puluhan aktivis Yogyakarta. Mereka menuntut Badan Intelijen Negara (BIN) dibubarkan.Puluham aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Untuk Solidaritas Udin dan Munir (KASUM) Jogja itu mendatangi DPRD DIY, Jl Malioboro, Jumat (7/9/2007). Mereka menuntut kasus pembunuhan Munir dituntaskan.Dalam orasinya, para demonstran menilai kasus pembunuhan aktivis di Indonesia tak pernah terungkap. Kasus pembunuhan Munir dan wartawan Fuad Muhammad Syafrudin alias Udin misalnya. Sampai saat ini dalang kedua peristiwa itu belum terungkap.KASUM mendesak dugaan BIN berada di balik kasus tewasnya Munir segera diungkap. Mereka meminta sejumlah pejabat dan mantan pejabat BIN, seperti Hendropriyono, Muchdi PR, dan As'ad diseret ke pengadilan."Sebab mereka adalah tokoh-tokoh kunci untuk mengungkap kasus Munir," teriak seorang demonstran dalam orasinya. Puas berorasi di DPRD DIY, para demonstran melanjutkan aksinya di kantor gubernur DIY di Kepatihan. Namun sebelum mereka tiba, puluhan anggota Satpol Pamong Praja (PP) sudah terlebih dahulu menutup rapat-rapat pintu gerbang kantor gubernur DIY.Selama demo berlangsung, sekitar satu peleton aparat Poltabes Yogyakarta berjaga-jaga. Mereka mengikuti dari belakang barisan demonstran. Sejumlah anggota polantas terlihat sibuk mengatur lalu-lintas di Malioboro agar tidak macet.Seperti aksi demo lainnya, KASUM juga membawa berbagai poster dan spanduk yang bertuliskan 'Rekaman Polly-Indra Jelas BIN Terlibat', 'SBY-JK Melempem', 'Udin + Munir Kami bersamamu', 'Stop Pembunuhan Aktivis Pro Demokrasi', dan 'Kasus Udin Mangkrak Copot Kapolda DIY'. Mereka juga membawa kain putih sepanjang 4 meter bertuliskan 'Adili Dalang Pembunuhan Udin + Munir, Kasum Jogja'. Mereka juga mengusung foto Udin yang tewas dibunuh pada tanggal 13 Agustus 1996. (bgs/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads