Deplu: Dulmatin di Malaysia, Jangan Percaya Dulu
Jumat, 07 Sep 2007 11:27 WIB
Jakarta - Berkali-kali pers Filipina memberitakan Dulmatin tewas tertembak tentara negeri itu. Namun berkali-kali pula itu hanya isapan jempol belaka. Kini pers Filipina memberitakan Dulmatin berada di Malaysia. Benarkah?Membingungkan. Tidak ada yang bisa dikonfirmasi mengenai kebenaran berita keberadaan anggota JI yang diburu Mabes Polri itu. Kadiv Humas Mabes Polri Sisno Adiwinoto mengaku sudah mendengar, namun enggan membeberkannya pada publik.Sementara Departemen Luar Negeri belum mendengarnya. "Jujur kita belum dengar informasi itu. Tapi kita sudah punya mekanisme yakni dubes kita yang ada di Manila agar berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengusut kasus ini." Hal itu dikatakan Juru Bicara Deplu Kristiarto Legowo dan Press Briefing di Kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2007).Berdasarkan pengalaman Deplu sebelumnya dalam menanggapi kabar kematian Dulmatin, pemerintah RI langsung meminta konfirmasi kepada pemerintah Filipina. Namun hasilnya nol. Oleh karena itu, Kristiarto meminta masyarakat untuk tidak sepenuhnya percaya dengan berita-berita keberadaan Dulmatin. "Pengalaman kita saat itu, kita juga sudah minta konfirmasi tapi ternyata beritanya tidak akurat. Dulu Dulmatin katanya tertembak dan sudah mati, ternyata hidup lagi. Jadi masyarakat harus jeli memilah informasi," imbuh Kristiarto.
(ana/sss)











































