5 Koridor Busway Diperbaiki
Dua Bulan yang Menyiksa
Jumat, 07 Sep 2007 08:24 WIB
Jakarta - Jalanan yang bersinggungan dengan 5 koridor busway bakal lebih macet pada bulan September dan Oktober. Perbaikan jalur busway menyebabkan lalu lintas ruwet.Pemandangan itu sudah terlihat di Jl Warung Buncit/Mampang ke arah Kuningan sejak kemarin. Jumat (7/9/2007) ini kemacetan serupa juga telah terjadi sejak pagi hari, di tengah kesibukan berangkat mengantor. Kemacetan dari arah Ragunan terlihat dari depan gedung Inti Fauzi. Baik jalur reguler maupun jalur busway, semuanya dipenuhi kendaraan.Pemicunya adalah perempatan menjelang gedung Krama Yudha (patung kuda), yang bila ke belok kiri mengarah ke Kemang. Di sini beberapa meter jalur busway dibongkar. Dengan demikian, bus Transjakarta dari arah Ragunan sebelum melewati perempatan itu mesti berpindah ke jalur biasa/reguler. Padahal jalur reguler sungguh padat dengan kendaraan pribadi/umum. Kepadatan di menjelang perempatan inilah yang menyebabkan kemacetan mengular ke belakang hingga gedung Inti Fauzi.Pembongkaran ruas busway juga terjadi di koridor I, II, III, dan IV dan VI. Untuk koridor I perbaikan dilakukan di Jl Sisingamangaraja arah Kota, tepatnya sebelum dan sesudah halte Masjid Agung.Kemudian sebelum halte Sawah Besar dibongkar jalurnya sampai dengan halte Olimo untuk perbaikan pinggiran Kali Ciliwung. Median setelah halte Glodok dibongkar jalurnya sampai dengan traffiht light Kota. Dan dari Kota ke Blok M dibongkar juga sampai Olimo.Untuk koridor II yang diperbaiki arah Bermis ke Pedongkelan untuk ditinggikan jalannya. Koridor III di Jalan Suryopranoto dari arah Kalideres ke Harmoni. Sementara untuk koridor IV dari Dukuh Atas ke arah Halimun untuk peningkatan jembatan layang. Lama proyek ini adalah 2 bulan. Dengan demikian, selama 2 bulan, kemacetan akibat menyatunya jalur reguler dan busway, akan kian menyiksa warga Jakarta. Harap bersabar....
(nrl/gah)











































