SMAN 35 Gelar Istigotsah Pulihkan Nama Baiknya
Jumat, 07 Sep 2007 07:02 WIB
Jakarta - SMAN 35 berusaha memulihkan nama baiknya setelah 3 siswa dan 2 alumninya terlibat penculikan Raisah. Pihak sekolah akan menggelar perayaan Isra Mi'raj sekaligus doa bersama atau istigotsah."Kita ingin pemulihan nama baik yang selama ini kita bangun dengan susah payah. Kita juga ingin pemulihan kepercayaan diri anak-anak. Kita ada istigotsah, doa ramai-ramai semua guru dan siswa pakai pakaian serba putih," tutur Wakil Kepala Sekolah SMAN 35 Saryono saat dihubungi detikcom, Jumat (7/9/2007).Rencana tersebut rencananya akan digelar hari ini pukul 08.00-11.00 WIB di halaman sekolah. Saryono mengatakan Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi juga akan hadir dalam acara tersebut.Saryono kembali menegaskan bahwa SMAN 35 tidak seperti yang digambarkan lewat media. Siswa dan alumni SMAN 35 yang terlibat penculikan raisah adalah oknum."Mereka itu segelintir oknum. Kita menunjukkan bahwa kita ikut prihatin. Berdoa, memohon ampun mungkin kita juga punya kesalahan," ujarnya.Tidak ada orang tua murid yang diundang, termasuk orang tua Firmando, Budi Harianto, maupun Yanuar yang ikut menculik Raisah. Saryono beralasan orang tua murid sudah diwakilkan anggota Komite Sekolah."Ini khusus siswa dan guru. Untuk orang tua sudah ada Komite Sekolah yang mewakili. Lagipula lapangannya nggak muat," tuturnya.Saryono mengaku juga mengundang selebritis Ulfa Dwiyanti agar bisa hadir dalam acara tersebut. Tetapi belum ada konfirmasi kepastian hadir dari publik figur yang lulus dari SMAN 35 tahun 1982 itu.
(gah/nwk)











































