TKW Disekap Agensinya di Irak

TKW Disekap Agensinya di Irak

- detikNews
Jumat, 07 Sep 2007 06:30 WIB
Jakarta - Penderitaan yang dialami tenaga kerja Indonesia (TKI) seolah tidak ada habisnya. Seorang TKI asal Jember, Jawa Timur, Elly Anita (26), disekap di Irak."Elly Anita sekarang berada dalam kondisi yang terancam hidupnya karena terperangkap di wilayah konflik bersenjata di Irak, tepatnya di Mosul, Kurdistan sekitar 47 mil dari perbatasan Iran dan Turki," ujar Policy Analyst Migrant Care Wahyu Susilo.Demikian rilis Migrant Care yang diterima detikcom, Kamis (7/9/2007).Kontak terakhir Elly dilakukan dengan kakaknya Srianah. Tanggal 3 September lalu Elly menceritakan kondisinya dalam keadaan takut karena di wilayah tersebut sering terjadi kontak senjata dan ledakan bom. Elly pun berkeinginan untuk segera pulang, namun keinginan pulang tersebut dihambat oleh majikannya.Ketika Migrant Care berusaha mengkontak Elly melalui ponsel Elly, ponsel tersebut sudah dipegang teman Elly, PRT Migran asal Philipina, Eliana. Eliana menyatakan bahwa Elly sudah tak ada di rumah majikan dan dikembalikan ke agensi."Sejak berada di agensi, Elly sudah tidak bisa berkomunikasi lagi. Kemungkinan besar Elly disekap," ujar Wahyu.Ketika bekerja di Irak, lanjutnya, Elly mengalami sakit kanker payudara hingga harus menjalani operasi kanker payudara. Menurut info yang disampaikannya 3 hari yang lalu, ia belum sembuh benar dari bekas operasi yang dialaminya. Elly juga menginformasikan bahwa selama di Irak dia juga bekerja sambilan berjualan kartu (kemungkinan besar kartu isi ulang telepon)."Dengan demikian kondisi Elly berada dalam situasi kritis," kata Wahyu. Ketika Migrant Care mengkonfirmasikan kasus ini pada KJRI Dubai, staf KJRI DubaiDede Rifai membenarkan bahwa sekitar 2-3 hari yang lalu Elly menghubungi pihak KJRI. KJRI Dubai menerangkan bahwa Elly masuk ke Irak melalui Nashwan Labour Agency. Agen pengerah tenaga kerja ini merupakan agen yang diblacklist KJRI Dubai karena punya reputasi buruk menempatkan buruh migrant secara ilegal ke Dubai bahkan sampai ke Irak. Atas dasar hal tersebut, Migrant Care mendesak kepada pemerintah RI untuk membebaskan Elly dari kondisi kritis yang mengancam keselamatan jiwanya sertamengusut para pihak, termasuk PJTKI yang menempatkannya PT Aulia Duta Pratama serta agen pengerah Nashwan Labour Agency. Mereka diduga terlibat dalam penempatan PRT Migran Indonesia ke Irak yang masih dilanda konflik bersenjata. Elly merupakan PRT migran Indonesia yang berasal dari dusun Tirtoasri RT 02/RW 03, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Elly sudah sering bekerja di luar negeri antara lain ke Malaysia, Hongkong dan terakhir ke Bahrain pada tahun 2005 melalui PJTKI PT. Aulia Duta Pratama dengan nomor paspor AG 734581. Namun ketika berada di Bahrain, ada banyak masalah yang dihadapinya mulai dari upah yang rendah (hanya dibayar Rp 1 juta perbulan), pindah majikan hingga percobaan perkosaan oleh staf agensinya. Akhirnya Elly melarikan diri dari agensi dan mencari kerja sampai ke Irak. (nwk/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads