Tak Ada Kata Sepakat, Pemblokir Menginap di Tol BSD-Veteran

Tak Ada Kata Sepakat, Pemblokir Menginap di Tol BSD-Veteran

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 21:52 WIB
Jakarta - Negosiasi antara ahli waris Isa bin Baman dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tidak mencapai titik temu. Akhirnya warga pun terus memblokir sekaligus menginap di KM 1/200 ruas jalan tol Ulujami."Kami menginap di sini. Mereka diwakilkan Kasi PU. Dia bilang nanti kita bicarakan tapi dibuka dulu tunggu menteri pulang," kata kuasa hukum ahli waris, Sondang Siagian, saat dihubungi detikcom, Kamis (6/9/2007).Sondang mengatakan warga memilih bertahan karena tawaran yang diajukan hanya janji-janji belaka. Ucapan seperti itu, menurut Sondang, sudah sering dilontarkan PU tanpa ada tindak lanjutnya.Satu tenda besar menaungi sekitar 50 warga. Mereka bertahan di tengah dingin dengan hanya beralaskan tikar dan selimut yang dibawanya dari rumah."Penerangan dari lampu mobil yang lewat. Ada juga yang bawa petromaks," ujarnya.Warga yang saling memiliki hubungan darah itu akan terus bertahan sampai ada kesepakatan ganti rugi dari PU maupun Jasa Marga. "Kita tidak ada limit di sini,' tutur Sondang.Ganti rugi yang dituntut oleh warga sebesar Rp 3,5 miliar. Sondang mengatakan kasus ini bermula ketika proyek jalan tol mengambil tanah warisan mereka."Alasan mereka karena saat diukur pertama kali tidak ahli waris yang ikut menyaksikan. Itu lucu kan. Padahal kita punya surat-suratnya. Girik dan pembayaran PBB," terangnya.Surat perintah bayar pada PU dan Jasa Marga pun sudah dikeluarkan pada 8 Mei 2007 lalu. Tapi hingga kini warga rupanya masih harus bersabar menunggu haknya. (gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait