Beli Alutsista Rusia Hemat 40%

Menhan Juwono:

Beli Alutsista Rusia Hemat 40%

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 17:00 WIB
Jakarta - Kerjasama pembelian perlengkapan militer dari Rusia dinilai paling menguntungkan. Selain prosesnya tidak rumit, pembelian langsung pada badan yang ditunjuk pemerintah dapat menghemat anggaran 40 persen."Sama dengan panser VAB Prancis membeli langsung pada badan yang ditunjuk pemerintah, tanpa melalui pialang, bisa menghemat 40 persen," kata Menhan Juwono Sudarsono usai kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (6/9/2007).Pembelian alutsista dari negara barat, tutur dia, umumnya dirumitkan dengan persyaratan penegakan HAM, masalah lisensi, dan prosedur pembelian yang berbelit-belit.Sedangkan Rusia, sambung dia, memiliki persyaratan yang lebih longgar dari negara lain seperti Inggris atau AS. Apalagi pesawat tempur dan kapal selam Rusia adalah yang terbaik."Dulu ada pengalaman dengan Inggris, tank Scorpion tidak boleh dipakai di Aceh. Syaratnya hanya untuk pertahanan luar, padahal di Aceh ada pemberontak bersenjata," beber Juwono.Kerjasama alutsista dengan Rusia, tutur dia, mencapai US$ 1 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membeli alat pukul seperti helikopter serbu, kapal selam, dan kendaraan tempur.Selain itu, lanjut dia, pemerintah berencana memperkuat skuadron jet tempur Sukhoi menjadi 10 unit. Kemudian membahas pembelian 1-2 kapal selam dengan Mabes TNI sesuai dengan anggaran yang ada."Dana US$ 1 miliar ini untuk AL, AD, dan sebagian AU. Pembelian Sukhoi memakai kredit komersil lunak di luar dari US$ 1 miliar," kata Juwono. (sss/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads