Astronom Mesir: Rukyat dan Hisab Punya Kelemahan

Astronom Mesir: Rukyat dan Hisab Punya Kelemahan

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 12:40 WIB
Jakarta - Metode rukyat dan hisab yang menjadi acuan kaum muslim dunia dalam menentukan awal dan akhir bulan banyak kelebihan dan kekurangan. Pakar astronomi dari Mesir melihat, rukyat dan hisab memiliki banyak kekurangan."Dalam kondisi tertentu, misalkan cuaca sedang buruk, rukyat tidak bisa dilakukan. Sedangkan hisab juga tidak luput dari kesalahan perhitungan," ujar Kepala Observatorium Astronomi Mesir, Ahmad Muhammad Sulaiman, saat memaparkan gagasannya dalam simposium internasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah bertajuk Towards a unified international Islamic calender di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (5/9/2007).Menurut pria yang selalu menggunakan Bahasa Arab ini, baik rukyat ataupun hisab bisa saja dilakukan, asal dilakukan oleh penglihatan yang baik (sohihul bashar), dan dan pengetahuan/akal yang baik (sohihul aqli).Namun demikian, menurut Sulaiman, yang perlu diperhatikan bagi para ahli astronomi dalam mencari awal atau akhir bulan harus memperhatikan sejumlah hal."Harus diperhatikan waktu, tempat serta situasi dan kondisi sebelum melakukan rukyat ataupun hisab," ujarnya.Sulaiman sering merujuk pada ayat-ayat Al Quran ataupun Hadits dalam menentukan awal dan akhir bulan. Menurutnya, ini penting agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang nantinya akan berakibat fatal."Jika kita tidak melihat bulan, maka kita harus menyempurnakan puasa Ramadan genap selama 30 hari," kata Sulaiman mengutip ayat Al Quran. (anw/nrl)


Berita Terkait