Penyatuan Kalender Islam Bisa Terjadi 5-10 Tahun lagi

Penyatuan Kalender Islam Bisa Terjadi 5-10 Tahun lagi

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2007 12:37 WIB
Jakarta - Meski penyatuan kalender Islam internasional masih dalam taraf wacana, sejumlah pakar optimistis 5-10 tahun mendatang penyatuan tersebut dapat terealisasikan. Asalkan umat Islam mempunyai kesamaan persepsi dalam menentukan awal dan akhir bulan."Saya yakin, 5-10 tahun penyatuan ini akan dapat terlaksana. Apalagi saat ini teknologi sudah canggih," ujar pakar astronomi dari Center for Islamic Studies, Tono Saksono, kepada detikcom di sela-sela simposium internasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah bertajuk Towards a unified international Islamic calender di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (5/9/2007).Dengan adanya teknologi yang canggih tersebut, lanjut Tono, seluruh kaum mjuslimin di dunia dapat intens berkomunikasi dalam menyatukan ide-ide demi terwujudnya penyatuan kalender Islam internasional. Misalnya, dengan memanfaatkan teknologi internet dengan segala fasilitas yang ada di dalamnya.Menurut Tono, penyatuan ini diharapkan nantinya bisa seperti kalender Masehi yang saat ini menjadi acuan dunia. "Harapannya ya seperti itu," ujar pria paruh baya ini.Tono mengakui, tidak mudah untuk menyamakan persepsi kaum muslimin di seluruh dunia untuk penyatuan kalender ini. Dia mencontohkan, bulan Masehi disepakati setelah melalui perdebatan selama 300 tahun.'Kalender Gregorian yang saat ini menjadi cikal bakal kalender Masehi saja 300 tahun baru disepakati. Tapi itu zaman dulu, saat belum ada teknologi. Beda dengan sekarang," imbuhnya.Dengan penyatuan ini, menurut Tono, berbagai persoalan yang seharusnya tidak perlu terjadi dapat segera diatasi."Misalkan pada tahun 2006 lalu, 300 karyawan Microsoft yang beragama Islam kesulitan minta izin merayakan Idul Fitri, karena belum bisa dipastikan jauh-jauh hari, kapan hari libur pastinya," tandasnya. (anw/nrl)


Berita Terkait