1.000 Warga Yogya Peringati Bergabungnya dengan Indonesia

1.000 Warga Yogya Peringati Bergabungnya dengan Indonesia

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2007 20:52 WIB
Yogyakarta - Istana Negara Gedung Agung Yogjakarta malam ini lebih ramai dari hari-hari biasa. Ada ratusan lilin berteman api obor menyebar di halaman Gedung Agung. Di tempat bersejarah itu pula, tengah berkumpul seribu orang dari penjuru Yogya. "Kami tengah memperingati bergabungnya Negeri Yogyakarta Hadiningrat ke NKRI, 5 Septemtber, 62 tahun lalu," kata Arisman, koordinator aksi kepada detikcom, di depan Gedung Agung, Jl Jend Ahmad Yani, Rabu (5/9/2007).Warga yang kebanyakan terlihat sepuh itu rela duduk lesehan di trotoar Gedung Agung hingga menyebar ke sayap kiri dan kanan. Beberapa terlihat menggendong anaknya yang masih kecil.Angin dingin Yogyakarta pun tidak menyurutkan prosesi yang mulai berlangsung sejak pukul 19.30 WIB. Doa dan puisi mengenang bergabungnya Yogya ke Indonesia terus dibacakan. Begitu juga pembacaan maklumat 5 September 1945 yang intinya menyatakan Yogyakarta bergabung dengan NKRI yang disahkan oleh Presiden Soekarno dan Hatta."Kami juga menuntut segera disahkannya RUU Keistimewaan. RUU itu adalah mengenai status keistimewaan Yogya dan jabatan gubernur yang dipegang sultan," tambah Arisman.Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat pejabat pemerintah. Sementara arus lalu lintas sempat tersendat lantaran sebagian jalan ketumpahan warga. (Ari/mly)


Berita Terkait