BURT: Nggak Enak Kan Satu Ruangan Berdua

Redesain Gedung DPR

BURT: Nggak Enak Kan Satu Ruangan Berdua

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2007 16:18 WIB
Jakarta - Tidak sebandingnya jumlah anggota dewan dengan ruang kerja yang tersedia kerap membuat anggota dewan harus berbagi ruangan. Kadang 1 ruang kerja dipakai buat 2 anggota parlemen."Nanti akan datang 660 orang, sekarang saja yang 560 orang, beberapa tidak punya ruangan. Fraksi saya saja yang sedikit, suka bergantian ruangan. Pak Zaenal saja sering bergantian ruang dengan yang lain. Inilah yang harus kita pikirkan tentang tata letak. Kinerja ini harus kita tingkatkan. Nggak enak kan satu ruangan berdua," kata Wakil Ketua BURT DPR Diah Devawati Ande.Hal ini disampaikan Diah dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2007).Menurut dia, apapun keputusan yang dikeluarkan DPR, harus melalui kesepakatan dari lintas fraksi, termasuk redesain gedung."Ini hanya masalah efisiensi tata letak gedung dewan untuk mengantisipasi UU Pemilu yang akan datang," ujarnya.Diah mengatakan, anggaran Rp 40 miliar sudah pagu indikatif (sudah jelas). "Kalau ini dibahas di 2008 dan baru akan dipakai tahun 2008, akan bingung. Jadi anggaran ini sudah dibahas tahun lalu. Hanya grand design-nya sudah disepakati, tetapi pelaksanaannya bukan oleh kita," kata Diah.Ketua BURT Indria Oktavia Mahdi mencontohkan mengenai penambahan ruang publik dan privasi dalam redesain gedung."Ruang wartawan tidak kondusif. Saya lihat itu tiap hari. Bagaimana supaya kondusif, kita lihat grand design. Ini berlaku bukan 1-2 tahun, tetapi seterusnya. Misalnya bagaimana perpustakaan menjadi lebih baik, ruang anggota dewan, ruang penelitian, karena selama ini ruang yang ada masih tumpang tindih," beber Indria. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads