Tommy Soeharto Gugat Balik Perum Bulog Rp 1 Triliun

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2007 15:15 WIB
Jakarta - Hutomo Mandala Putra akan mengajukan gugatan balik terhadap Perum Bulog secara perdata dan pidana sebesar Rp 1 triliun. Gugatan diajukan setelah somasi yang dilayangkan Pangeran Cendana ini tidak mendapat tanggapan dari Perum Bulog."Kami tim kuasa hukum Hutomo Mandala Putra akan menggugat balik Perum Bulog nilai gugatan Rp 1 triliun baik materil maupun immateril. Gugatan akan diajukan setelah proses mediasi," kata kuasa hukum Tommy Soeharto, Elza Syarief.Hal ini disampaikan Elza dalam jumpa pers di Hotel Crowne Plaza, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/9/2007).Dikatakan dia, gugatan diajukan karena Perum Bulog tidak menanggapi somasi yang dilayangkan tim advokasi Tommy Soeharto pada 31 Agustus. Somasi dilayangkan terkait dengan telah didaftarkannya kasus tukar guling antara Bulog dengan PT Goro Batara Sakti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2007."Gugatan itu tidak berdasar sama sekali. Klien kami tidak pernah tukar guling karena itu baru MoU. Saat MoU dibatalkan Mas Tommy mengundurkan diri dari komisaris utama dari PT Goro. Jadi Mas Tommy tidak pernah terlibat dalam kasus ruislag makanya dalam PK Mas Tommy dinyatakan bebas murni," beber Elza.Menurut dia, gugatan Perum Bulog adalah gugatan rekayasa. "Yang jelas pihak ketiga memanfaatkan Bulog untuk memberi kuasa kepada Kejaksaan untuk melakukan gugatan. Di mana gugatan itu dijadikan bukti formal untuk menahan uangnya Mas Tommy sehingga gugatan itu menjadi sangat lucu karena tidak punya dasar hukum yang kuat," terang perempuan berkacamata ini.Selain mengajukan gugatan perdata, Tommy juga mengajukan gugatan pidana karena pengajuan gugatan oleh Perum Bulog telah memenuhi unsur pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter.Kuasa hukum Tommy, Renaldi Freyar Hawadi, menambahkan gugatan yang diajukan Bulog merupakan penzaliman serta pembunuhan karakter terhadap Tommy."Sebab masalah sudah selesai namun Perum Bulog tetap memaksakan," kata Renaldi.

(aan/sss)