Ayam Berformalin Diendus di Pasar-pasar Jakarta Utara
Rabu, 05 Sep 2007 13:54 WIB
Jakarta - Sub Dinas (Sudin) Peternakan, Perikanan dan Kelautan (P2K) Jakarta Utara menemukan ayam berformalin yang dijualbelikan di Pasar Kali Baru dan Pasar Rorotan, Jakut. Pedagangnya langsung ditegur.Temuan itu didapat setelah Sudin P2K melakukan sidak ke 10 pasar dari 25 pasar tradisional yang ada di Jakut pukul 10.00 WIB. Sidak dilakukan terkait Ramadan yang sebentar lagi akan datang.Di Pasar Kali Baru, petugas menemukan ayam berformalin di salah satu pedagang ayam di pasar itu. Sedangkan di Pasar Rorotan, ada dua pedagang yang menjual ayam berformalin."Ketiga pedagang itu kami tegur dan dikasih pembinaan," kata Kepala P2K Jakut Riyana Faiza di Kantor Walikota Jakut, Jalan Yos Sudarso, Jakarta, Rabu (5/9/2007).Dari hasil laboratorium, kata Riyana, ciri ayam berformalin secara kasat mata sebetulnya bisa dilihat, seperti tidak dihinggapi lalat, daging keras (tidak empuk atau lembek), dan warna dagingnya putih pucat."Memang kalau makan 1-2 kali efeknya tidak berasa, tapi secara jangka panjang bisa menyebabkan penyakit kronis," katanya.Petugas Sudin P2K, imbuh dia, juga mengambil sampel daging sapi. Daging itu akan dites di laboratorium karena dikhawatirkan merupakan daging oplosan sapi dan babi."Untuk daging belum bisa diketahui, butuh proses laboratorium lebih lama dibanding ayam. Jadi kita minta masyarakat hati-hati kalau membeli daging atau ayam," katanya.
(umi/sss)











































