SBY - Bush Bahas Perubahan Iklim di Sydney 8 September
Rabu, 05 Sep 2007 12:44 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertemu dengan Presiden AS George Bush di sela-sela pertemuan APEC di Sydney, Australia, pada 8 September 2007. Keduanya berencana akan membahas isu perubahan iklim."Pertemuannya pagi. Agendanya mengenai perubahan iklim. Indonesia memiliki kepentingan tapi AS juga punya agenda mereka," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (5/9/2007).AS, lanjut Dino, juga mengundang Indonesia untuk hadir dalam pertemuan major economic di Washington pada 27 September. Menurut Dino, semua pertemuan mengenai perubahan iklim ini adalah sebuah rangkaian sinergi menuju pertemuan di Bali pada akhir 2007."Ada sinergi dari APEC di Sydney, PBB di New York, pertemuan di Washington dan Bali. Ini usaha global bersama untuk menangani perubahan iklim," ujarnya.Dino mengatakan, pemerintah berharap pertemuan di Bali dapat memperbaiki kelemahan pertemuan di Kyoto, Jepang, pada 11 Desember 1997, yang melahirkan protokol Kyoto. Protokol ini banyak diabaikan negara-negara industri termasuk AS."Protokol Kyoto kelemahannya tidak diikuti oleh negara-negara yang berperan penting dalam perubahan iklim terutama AS," tandasnya.Selain membahas perubahan iklim, lanjut Dino, Bush dan SBY akan membicarakan kerjasama bilateral untuk membahas isu-isu regional dan internasional termasuk soal flu burung.
(ziz/nrl)











































