Maswadi: DPR Harus Tahan Nafsu

Redesain Gedung

Maswadi: DPR Harus Tahan Nafsu

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2007 09:30 WIB
Jakarta - DPR diminta bercermin sebelum melakukan renovasi ulang gedungnya. Renovasi yang diperkirakan menelan dana Rp 40 miliar ini dinilai sebagai bentuk pemborosan. Apalagi rakyat Indonesia masih berada di garis kemiskinan."DPR sebaiknya tahan nafsu dulu untuk mengeluarkan uang demi kemewahan, kebanggaan, dan kenikmatan. Negara kita masih dalam tahap bisa bertahan hidup, dan ini harus dicerminkan oleh anggota dewan," kata pengamat politik dari UI Maswadi Rauf kepada detikcom, Rabu (5/9/2007).Maswadi menilai rencana DPR bentuk pemborosan luar biasa. "Ini kan uang rakyat, kok digunakan untuk itu. Saya kira belum perlulah, apalagi negara sedang bangkrut. Tetapi nanti kalau negara sudah kaya, pendidikan dan pengangguran sudah teratasi, barulah," ujarnya.Menurut Maswadi, renovasi ruang rapat belum diperlukan, apalagi bangunannya masih layak pakai. "Ini akan berdampak pada citra DPR ke depan, dan akan semakin buruk," cetusnya.Jika tetap dibongkar, Maswadi mengusulkan agar gedung kura-kura tidak disentuh. Alasannya, gedung yang dibangun pada masa pemerintahan Soekarno itu memiliki nilai sejarah tinggi."Terlalu mewah gedung itu untuk dibongkar. Dulu Soekarno membangun untuk keperluan pengganti kantor PBB, jadi jangan dibongkar," kata Maswadi.Rencana desain ulang Gedung DPR ini disetujui dalam rapat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) pada Minggu 2 September lalu di Wisma DPR Kopo, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Proyek besar itu diperkirakan memakan dana Rp 40 miliar. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads