Indonesia Tak Populer Karena Nihil Brand yang Kuat
Selasa, 04 Sep 2007 13:47 WIB
Denpasar - Nama Indonesia kian hari semakin tenggelam di kawasan Asia Tenggara. Hal itu disebabkan Indonesia tidak mempunyai brand yang kuat untuk diperkenalkan ke dunia internasional.Demikian disampaikan Presiden IPRA (International Public Relations Assosiation) Philip Sheppard, dalam jumpa pers menjelang Konferensi Regional IPRA di Hotel Ayodhya, Nusa Dua, Selasa (4/09/2007)."Saya datang ke Indonesia melihat banyak budaya, memiliki tiga waktu berbeda serta merupakan tempat berlibur. Jadi agak sulit menyimpulkan bagaimana branding yang tepat untuk Indonesia," kata Philip.Philip menyatakan bahwa membuat brand untuk suatu negara lebih sulit daripada membuat brand untuk sebuah produk. "Membentuk branding suatu negara lebih sulit, kompleks dan menantang. Banyak permasalahan yang harus dihadapi," katanya.Presiden IPRA Indonesia Teddy Khardasi mengatakan, bahwa persepsi yang ada di dunia internasional adalah Indonesia sebagai negara teroris, korupsi, pelanggar HAM."Untuk memperkenalkan dan mengangkat kembali nama Indonesia, pemerintah harus berkonsentrasi membuat brand yang tepat serta didukung masyarakatnya," katanya.Konferensi IPRA akan diikuti sekitar 200 peserta dari 21 negara dengan mengangkat tema Membangun Kebersamaan Melalui Dialog.
(gds/djo)











































