Pimpinan DPR Harus Rapatkan Minah
Selasa, 04 Sep 2007 12:55 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR diminta menggelar rapat pimpinan untuk menyikapi persoalan konversi minyak tanah (minah) ke gas elpiji. Kebijakan Pertamina juga diminta diaudit.Hal ini disampaikan Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo saat interupsi sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2007)."Ini terkait kebijakan pemerintah yang sangat sembrono dan tidak melihat realitas di masyarakat. Saya minta pimpinan DPR secepatnya mengagendakan rapim," kata Tjahjo.Menurut Tjahjo, perlu dikaji kemungkinan mengaudit kebijakan Pertamina melalui Komisi VII DPR. Kebijakan konversi minah ke gas elpiji harus ditelaah, apakah sudah melalui keputusan bersama Komisi VII DPR atau dengan yang lain."Perlu ada audit kebijakan. Pertamina sebagai pengemban public service obligation, kebijakannya meresahkan. Perlu persiapan matang, jangan sampai konversi belum selesai pemerintah tega menaikkan harga elpiji," lanjut Tjahjo.Atas interupsi Tjahjo, Muhaimin berjanji akan berkonsultasi dengan pimpinan DPR lainnya.
(fay/sss)











































