JK: Calon Independen Lebih Mahal

JK: Calon Independen Lebih Mahal

- detikNews
Selasa, 04 Sep 2007 11:14 WIB
Jakarta - Percayalah dengan apa yang dikatakan saya. Begitulah JK mempromosikan keyakinannya. Menurut hitung-hitungan pengusaha ini, ongkos calon independen lebih mahal ketimbang melalui parpol."Saya tanya Irwandi (Gubernur NAD Irwandi Yusuf), berapa ongkos untuk mengumpulkan KTP, Kalau mengumpulkan KTP saja Rp 25 miliar, itu mahal sekali. Calon independen malah jauh lebih mahal. Percaya sama saya," cetus JK.Hai ini disampaikan Ketua Umum Partai Golkar ini dalam seminar nasional 'Calon perseorangan dalam pilkada dan rapat koordinasi nasional Korbid Hukum dan HAM dan Otda Partai Golkar' di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (4/9/2007).Menurut JK, penilaian tentang mahalnya calon independen bukan berarti dirinya tidak setuju terhadap ketentuan yang telah ditentukan oleh Mahkamah Konstitusi. Namun, setidaknya ini bisa menjadi pembelajaran untuk bangsa Indonesia."Bukan berarti saya mengatakan harus diamandemen lagi, tapi ini harus menjadi pembelajaran," ucap JK yang juga Wapres ini.Namun JK meyakini adanya calon independen memungkinkan setiap warga negara bisa menggunakan dua kali haknya."Yang pertama, dia bisa memberikan KTP-nya kepada calon independen. Yang kedua, dia bisa memberi dukungan ke partai tertentu," jelas JK.JK mengusulkan, untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon independen, seorang calon kepala daerah harus mendapatkan KTP dari warga minimal 15 persen dari total pemilih.Sementara di NAD, dalam pilkada beberapa waktu lalu, calon kepala daerah hanya membutuhkan 3 persen KTP dari semua pemilih yang terdaftar. (anw/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads