Dituduh Senator Australia Teroris, Walhi Mengadu ke DPR
Senin, 03 Sep 2007 18:43 WIB
Jakarta - Ucapan seorang senator Australia, Ian Mc Donald, memerahkan telinga Walhi. Sebab LSM yang concern di bidang lingkungan itu dituduh sebagai jaringan teroris.Walhi pun mendatangi DPR. Mereka meminta agar DPR memprotes tindakan yang dinilai ngawur tersebut."Ini tindakan rasis dan tendensius yang dimaksudkan untuk membungkam gerakan lingkungan hidup. Ini tidak benar sama sekali," kata Direktur Eksekutuf Walhi Chalid Muhaammad saat ditemui Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2007).Menurut dia, tuduhan Mc Donhald tersebut merupakan upaya sistematis. Sebab sebelumnya, Walhi mendapatkan surat dari Newmont Minahasa Raya yang menyatakan Walhi dekat dengan gerakan teroris."Ini layak untuk diprotes DPR. Kami juga sudah mengirimkan surat protes ke Deplu," imbuh Chalid.Dewan Penasihat Walhi Johnson Panjaitan menilai, tuduhan tersebut sengaja dilancarkan untuk membendung gerakan HAM dan lingkungan hidup yang mengganggu bisnis transnasional. Karena itu, tuduhan tersebut harus ditanggapi serius."Kami akan memproses itu secara komprehensif. Kami akan membawa ke Dewan HAM dunia. Karena kami lihat polanya sistematik," cetus Johnson.Menaggapi hal tersebut, Muhaimin mengaku sangat prihatin. Dia berjanji akan melayangkan suurat protes kepada parlemen Australia. Bentuk protes akan dilakuakn baik melalui surat langsung ataupun melalui forum-forum antarparlemen."Ini mengejutkan dan sangat memprihatinkan. Karena ngawur, nggak ada bukti, nggak ada datanya. Tapi DPR tahu persis bahwa Walhi adalah bagian dari civil society dan jauh dari terorisme. DPR akan ikut mendorong baik melalui Deplu ataupun forum parlemen untuk memprotes tindakan tersebut," tutur Muhaimin.
(nvt/nvt)











































