Taman Makam Pahlawan Devisa Diresmikan di Kalibata
Senin, 03 Sep 2007 18:29 WIB
Jakarta - Taman makam pahlawan (TMP) Kalibata kini tidak hanya menampung para pahlawan yang dianggap berjasa dalam perjuangan kemerdekaaan bangsa. Kompleks pemakaman yang berada di Jakarta Selatan itu juga menampung jasad pahlawan devisa alias TKI.Namun itu masih angan-angan belaka. 115 Nisan yang dibariskan rapi di depan pintu masuk TMP pun hanya terbuat dari gabus belaka.Nisan palsu itu hanyalah bagian dari rangkaian aksi yang digelar LSM Migrant Care. Puluhan orang mengiringi 2 keranda yang diibaratkan sebagai Susmiyati dan Siti Parwiyah yang meninggal disiksa majikannya di Arab Saudi.Diikuti oleh anggota keluarga 2 TKI itu, massa melakukan longmarch dari Kedubes Arab Saudi menuju TMP Kalibata melalui Jl MT Haryono dan Jl Pengadegan Timur. Pantauan detikcom, Senin (3/9/2007) massa kini berkumpul dan mendengarkan lokasi di depan pintu masuk TMP Kalibata sambil lesehan."Buruh migran itu penghasil devisa negara. Pemerintah menyebutnya sebagai pahlawan devisa. Tapi pemerintah tidak memperhatikan nasib mereka. Para pahlawan devisa ini sama berjasanya dengan pahlawan yang gugur di medan perang, karena itu mereka layak dimakamkan di taman makam pahlawan," kata Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah.Menjelang pukul 18.00 WIB, suasana syahdu makin terasa. Lagu Gugur Bunga disenandungkan sambil diiringi liukan cahaya api lilin yang dinyalakan di depan massa.Tidak ubahnya di pemakaman sungguhan, di antara nisan diletakkan karangan bunga yang bertuliskan "Turut berduka cita atas meninggalnya seluruh buruh migran"....Gugur satu tumbuh seribu, Tanah Air jaya bakti...
(gah/sss)











































