Din Syamsuddin:
Relasi PAN-Muhammadiyah 'TST'
Senin, 03 Sep 2007 11:53 WIB
Jakarta - Sebagai organisasi masyarakat yang memiliki jutaan anggota, nama Muhammadiyah sering dicatut untuk kepentingan politik.Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan organisasi yang dipimpinnya tidak memiliki hubungan organistoris atau struktural dengan partai mana pun."Hasil sidang Tanwir lalu sudah menegaskan jika Muhammadiyah tidak punya hubungan dengan parpol dari masa lalu, sekarang, dan yang akan lahir," kata Din.Hal itu disampaikan Din dalam kuliah umum di acara Silaturahim Nasional Kader Eksekutifdan Legislatif PAN di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (3/9/2007).Muhammadiyah, lanjut Din, harus diposisikan sebagai gerakan dakwah, kultural, dan keagamaan yang tidak punya dengan hubungan dengan parpol mana pun.Namun bagaimanapun, PAN, kata Din tetap punya tempat khusus dalam Muhammadiyah. "Ya TST (tahu sama tahu) lah," seloroh Din yang disambut gerr ratusan kader PAN yang hadir.Meski begitu, Din berpesan agar hubungan TST itu tidak diterima begitu saja atau taken for granted."Kalau cuma taken for granted, tentunya tidak bermanfaat bagi Muhammadiyah," imbuhnya.Dijelaskan Din, saat ini Muhammadiyah menggunakan pola hubungan yang berbeda dengan partai-partai politik yang ada.Pada masa sebelumnya, Muhammadiyah mengambil sikap netral pasif dengan menjaga jarak terhadap semua partai. Tapi sekarang, ungkap Din, Muhammadiyah melakukan pendekatan terhadap semua partai. Inilah yang disebut Din sebagai pola hubungan netral aktif. Yang pasti, tujuannya adalah untuk kepentingan dakwah dan syiar Islam."Itu kenapa Muhammadiyah kemarin-kemarin terlibat aktif dalam pembentukan Baitul Muslimin Indonesia (BMI) di PDIP," pungkasnya.
(bal/nrl)











































