Korut Janji Program Nuklirnya Dihentikan Akhir 2007
Senin, 03 Sep 2007 04:14 WIB
Jenewa - Korea Utara (Korut) telah sepakat untuk menghentikan seluruh kegiatan program nuklirnya pada akhir tahun 2007. Dampaknya, hubungan bilateral dua Korea akan semakin membaik."Salah satu hal yang kita sepakati adalah bahwa Korut berjanji akan mengakhiri semua kegiatan nuklirnya pada akhir 2007," ujar negosiator AS yang telah melakukan pertemuan selama dua hari di Genewa, Swiss, Christopher Hill, seperti yang dilansir detikcom dari AFP, Minggu (2/9/2007).Korut telah siap mematikan reaktor nuklir di Yongbyon, sesuai dengan perjanjian pada 13 Februari 2007. Dalam kesepakatan tersebut, Korut setuju untuk membongkar program nuklir tersebut.Sebagai gantinya, Korut mendapatkan bantuan dana dan keamanan serta jaminan diplomasi, terutama diplomasi dengan AS. Menurut Hill, dengan penghentian program nuklir Korut ini, denuklirisasi akan terjadi di semenanjung Korea. Hubungan bilateral Kudua Korea pun akan semakin baik.Hill menambahkan, penghentian program nuklir Korut ini akan semakin memperbaiki kerjasama negara-negara yang bertetangga dengan Korut."Penghentian program nuklir Korut akan membantu terciptanya kerjasama yang lebih baik lagi antara negara-negara tetangga, terutama dalam sektor keamanan, sebagaimana yang akan dibahas dalam diskusi negara-negara Timur Laut Asia yang rencananya akan berlangsung pada 2008 mendatang," ujar Hill.Keputusan Korut ini tidak lepas dari pembicaraan-pembicaraan yang dilakukan oleh enam pihak (six party), yakni Korut, Korsel, AS, Cina, Jepang dan Rusia.
(anw/aba)











































