Anggota Komnas HAM Curiga Kolong Tol Akan Dibangun Toko

Anggota Komnas HAM Curiga Kolong Tol Akan Dibangun Toko

- detikNews
Minggu, 02 Sep 2007 22:09 WIB
Jakarta - Pemerintah bersikeras akan menggusur warga di kolong tol Jembatan Dua, Jakarta Utara. Anggota Komnas HAM Ridha Saleh curiga pemerintah akan membangun pusat pertokoan moderen di area tersebut."Kemarin saya jalan-jalan di sekitar Tol Kali Jodo. Di sana ada bangunan pertokoan yang tertata rapi. Saya curiga, kolong Tol Jembatan Dua juga akan dibangun seperti itu," ujar anggota Komnas HAM yang baru saja dilantik, Ridha Saleh, saat memberi sambutan dalam doa bersama warga kolong tol menolak penggusuran di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (2/9/2007).Pemerintah, menurut Rida, seharusnya menyediakan perumahan untuk rakyat, bukan malah menggusur. Sebab, menurutnya, mempunyai rumah yang layak huni adalah hak bagi setiap rakyat Indonesia."Negara kita telah meratifikasi konvensi PBB tentang hak rakyat atas rumah. Jadi harusnya pemerintah memenuhi hak rakyat dengan membangunkan mereka rumah, karena memiliki rumah adalah hak asasi," jelas Rida.Sementara itu, Koordinator Urban Poor Concoricium (UPC), Wardah Hafidz mengatakan, gerakan mereka menolak penggusuran didukung sepenuhnya oleh mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)."Gus Dur tadi sudah dalam perjalanan mau ke sini, tapi tiba-tiba sakit. Namun beliau berpesan kepada saya, beliau mendukung penuh kita menolak penggusuran di kolong Tol Jembatan Dua ini," tandas Wardah. (anw/aba)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait