SB dan Hatta Komentari Malaysia
Minggu, 02 Sep 2007 15:16 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir (SB) dan kader PAN yang juga Mensesneg Hatta Rajasa berbicara tentang permintaan maaf PM Malaysia Badawi lewat telepon kepada Presiden SBY. Bagaimana komentar mereka?"Ya memang itulah posisi negara kita yang kurang dianggap, sehingga dianggap cukup lewat lisan saja," ujar SB di Puri Agung Sahid Jaya Hotel, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (2/9/2007).Agar Indonesia bisa dianggap, imbuh SB, Indonesia harus menjadi bangsa yang mandiri."Supaya permintaan maafnya resmi tertulis, ya bangsa kita harus jadi bangsa mandiri," kata dia.Sedangkan Hatta Rajasa puas melihat perkembangan masalah yang dipicu pemukulan Ketua Wasit Karate Indonesia Donald Pieter Luther Kolopita di Malaysia."Cukup bagus, demikianlah 2 rumpun bangsa ini jika melihat satu persoalan," tutur pria berambut putih ini.Lalu bagaimana proses hukumnya, Pak? "Ya proses hukumnya tetap berjalan," ujar mantan Menhub ini.
(nwk/nrl)











































