Golkar Rangkul Pengusaha, Sangkal Persiapan Pemilu 2009
Minggu, 02 Sep 2007 15:03 WIB
Jakarta - Untuk mempercepat pembangunan sektor riil seperti jalan tol, rusun, jaringan listrik, energi, dan sebagainya, Partai Golkar akan memfasilitasi kerjasama pemerintah dan pengusaha.Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan sektor riil yang tidak mulus."Sejak Indonesia Infrastructure Summit dan penerbitan sejumlah UU, rasanya belum 1 km pun jalan tol dan 1 unit rumah susun 20 lantai yang dibangun," kata Wakil Sekjen Partai Golkar Iskandar Mandji dalam jumpa pers di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (2/9/2007).Untuk mempercepat pembangunan sektor riil tersebut, akan diselenggarakan seminar tentang orientasi pengusaha nasional Partai Golkar pada Rabu 5 September 2007.Seminar tersebut dihadiri Wapres Jusuf Kalla beserta lebih 300 pelaku usaha yang bergerak di sektor riil. Iskandar menyangkal upaya Golkar merangkul pengusaha ini sebagai langkah politik untuk Pemilu 2009."Ini murni untuk menggerakkan sektor riil supaya pengangguran berkurang. Nantinya, dari seminar tersebut akan menghasilkan forum konsultasi pengusaha nasional yang akan menjadi tempat penampungan keluhan dari pengusaha terhadap pemerintah. Apalagi Partai Golkar mempunyai kursi yang cukup signifikan di parlemen," ujar Iskandar.Iskandar juga menuturkan, acara itu juga dihadiri pelaku perbankan seperti Dirut Bank Mandiri dan pejabat pemda dari Riau, Papua dan Kabupaten Muna. "Dari hasil pertemuan ini diharapkan jalur-jalur vital di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian, akan segera terbangun sebelum 2009," ungkap Iskandar.Seandainya jalur-jalur infrastruktur di luar Jawa sudah terbangun, otomatis akan menggerakkan perekonomian rakyat."Ya meski bukan persiapan 2009, kalau ada yang tertarik ya silakan," kilah Iskandar.
(nrl/nwk)











































