Iran Gantung Pembunuh di Tengah Keramaian
Minggu, 02 Sep 2007 14:33 WIB
Jakarta - Otoritas Iran menggantung seorang narapidana pembunuhan di depan publik, di sebuah kota di selatan Teheran, Minggu (2/9/2007). Penggantungan ini menambah panjang daftar eksekusi yang dilakukan di depan publik di negeri republik Islam tersebut.Kantor berita ISNA seperti dilansir AFP menyatakan, pria yang digantung itu bernama Amir Hossein. Dia digantung di depan keramaian di pagi hari di kota Ghrachak, 40 km dari Teheran. Dia dinyatakan bersalah karena membunuh seorang hakim. Eksekusi itu juga dihadiri oleh pejabat lokal setempat.Iran menggantung pelaku pemerkosaan, penyelundupan narkoba, perampokan bersenjata, pemfitnahan, pelacuran, spionase, dan pengkhianatan, beberapa bulan terakhir ini sebagai bagian dari kampanye yang bertujuan unuk memperbaiki keamanan sosial. Banyak eksekusi dilakukan di depan publik.Bulan lalu, dua orang narapidana pembunuhan pada seorang hakim juga digantung di tengah kota Teheran, yang bisa disaksikan oleh para pekerja di kantor-kantor maupun gedung kedutaan. Ini merupakan penggantungan di depan publik di jantung ibukota sejak 5 tahun lalu.Dengan adanya penggantungan di kota Gharchak, maka angka eksekusi pada tahun ini di Iran tercatat 168 kasus. Sebagian besar eksekusi dilakukan dengan cara diganung dan sering dilakukan di depan publik.
(nrl/nwk)











































