Jelang 2009, Golkar Panaskan Mesin Ormas Pendukung
Minggu, 02 Sep 2007 00:03 WIB
Palu - Pemilu 2009 baru akan digelar 2 tahun lagi. Namun geliat parpol untuk melakukankonsolidasi internal sudah dilakukan. Partai Golkar mengkonsolidasikan ormas pendukungnya, Kesatuan Organisasi Gotong Royong alias Kosgoro 1957 untuk suksesipemilu 2009."Kader-kader Kosgoro harus ikut mensukseskan kemenangan Partai Golkar di pemilu2009, " kata Wakil Ketum Partai Golkar Agung LAksono.Hal itu dikatakannya ketika melantik Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Palu Golden, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu(1/9/2007).Pria yang juga menjabat Ketum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957 ini mengatakan, Kosgoro adalah ormas yang bergerak di bidang pemberdayaan pendidikan dan ekonomi kerakyatan. Secara historis, Kosgoro merupakan salah satu ormas yang ikut mendirikan Golkar.Keberadaan Kosgoro, lanjut dia, dijamin olah undang-undang sebagaimana ormas-ormas lainnya. "Kosgoro harus terus bergerak di bidang sosial. Tapi kegiatan-kegiatan yang bersifat politik, harus disalurkan ke Partai Golkar," cetus politisi yang juga ketua DPR ini. Agung menjelaskan, kepengurusan PDK Kosgoro 1957 telah terbentuk di seluruh provinsi di Indonesia. Seluruh Kosgoro wilayah tingkat I dan II, menurutnya, siap ikut memenangkan patai berlambang Pohon Beringin tersebut.Partai Golkar emiliki Hasta Karya atau delapan ormas pendukung, antara lain Kosgoro, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Sentral Organisasi Karyawan Seluruh Indonesia (Soksi), Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), Himpunan Wanita Kekaryaan (HKW), Alhidayah, Satuan Kekaryaan (Satkar) Ulama, dan Majelis Dakwah ISlamiyah (MDI).Selain HAsta Karya, partai yang penguasa Orde Baru ini juga memiliki dua organisasi sayap, yaitu Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan KEsatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG)."Biasanya pemilih tradisional ya dari ormasnya. SAya kira 2009 juga demikian. Konsolidasi dari ormas-ormas pendukung keluarga besar Partai golkar sangatdiharapkan Partai Golkar. Jika ormas pendukungnya mendapat dukungan masyarakat, otomatis membawa dampak signifikan bagi Partai Golkar," pungkasnya.
(rmd/bal)











































