Agung: Pemerintah Tidak Serius Tangani Kemacetan di Merak

Agung: Pemerintah Tidak Serius Tangani Kemacetan di Merak

- detikNews
Sabtu, 01 Sep 2007 23:31 WIB
Palu - Antrean truk di pelabuhan Merak, Banten sudah terjadi sepekan lebih. Meski panjang antrean sudah berkurang, pemerintah dinilai kurang serius menangani kemacetan yang terjadi hampir tiap tahun tersebut."Kalau pemerintah siapkan dengan serius, ini bisa dicegah. Masalahnya pemerintahkurang serius saja," uar Ketua DPR Agung Laksono di sela-sela pelantikan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel Golden, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/9/2007). Menurut Agung, Departemen Perhubungan bersama Dirjen Perhubungan Laut semestinyatelah mengantisiapasi terjadinya kemacetan di beberapa jalur penyeberangan seperti pelabuhan Merak. Padahal kemacetan di jalur tersebut terjadi hampir setiap tahun."Kejadian ini selalu terjadi pada session-session musim lebaran, tahun baru. Tapi mengapa ini harus terjadi terus? Kalau sudah stagnan, baru pemerintah menambah jumlah armada. Kenapa tidak jauh-jauh hari disiapkan," kata Agung.Agung mengatakan, sebaiknya pemerintah mulai memikirkan kemungkinan membangundermaga-dermaga penyeberangan, atau menambah jumlah kapal feri yang dikhususkanuntuk angkutan logistik."Ini seperti yang dilakukan negara-negara lain. Jadi kapal untuk angkutan kendaran dan umum berbeda dengan dengan angnkutan logistik,"tandasnya.Antrean panjang truk pengangkut logistik dan kendaraan umum terjadi sejak Jumat 24 Agustus 2007. Kemacetan terjadi akibat kurangnya jumlah armada kapal feri yang biasa digunakan untuk angkutan penyeberangan. Kemacetan sempat mengular hingga mencapai belasan kilometer. (rmd/bal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait