Karyawan Suzuki Sempat Dilarang Berenang di Pantai Citepus
Sabtu, 01 Sep 2007 22:19 WIB
Sukabumi - Kejadian naas yang menimpa 7 karyawan dealer Suzuki Sanggar Mas Jaya I di Pantai Citepus, Sukabumi, Jawa Barat, sebetulnya tidak perlu terjadi jika saja mereka mendengar larangan petugas agar tidak berenang di pantai.Tewasnya seorang wisatawan dan 6 lainnya yang masih hilang merupakan kejadian yang kesekian kalinya di lokasi wisata pantai di Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat.Pantai Selatan, khususnya di Pelabuhan Ratu memang merupakan tempat wisata favorit warga Sukabumi dan sekitarnya. Di akhir pekan, biasanya banyak warga atau rombongan wisatawan yang berdatangan ke beberapa lokasi di sepanjang pantai selatan. Banyak lokasi pantai yang biasa dikunjungi, dan salah satunya adalah Pantai Citepus. Namun wisatawan yang berkunjung biasanya sudah mafhum jika ombak di Pantai Selatan terkenal ganas dan sering meminta korban.Petugas baik, kepolisian air dan Balai Wisata Tirta (Balawista) sudah memberi rambu-rambu atau papan peringatan. Biasanya bendera berwarna merah dikibarkan jika ombak laut sedang pasang dan pantai tidak aman untuk berenang."Petugas Balawista sebenarnya sudah meminta mereka untuk tidak berenang. Tapi tidak didengarkan," kata Kanit Polisi Air Pelabuhan Ratu Iptu Rukiman ketika dihubungi detikcom, Sabtu (1/9/2007).Dijelaskan Rukiman, kondisi Pantai Citepus memang agak curam. "Memang ombaknya saat itu tidak terlalu tinggi. Itu yang membuat mereka tetap berenang sambil berpegangan tangan," ujar Rukiman.Tapi, lanjut Rukiman, ada hal yang tidak diketahui wisatawan. Di laut selatan biasanya terjadi arus bawah dan ombak yang tiba-tiba membesar. "Kemungkinan besar mereka diseret arus bawah," tandasnya.
(bal/bal)











































