APBD Jebol Akibat Minimnya Kemampuan SDM
Sabtu, 01 Sep 2007 15:05 WIB
Jakarta - Minimnya kemampuan SDM di lingkungan pemda dianggap sebagai salah satu sumber tidak efektifnya penambahan APBD. Buntutnya pertumbuhan ekonomi daerah itu bagai jalan di tempat."Diberi dana sebesar apa pun, pasti jebol karena pemdanya tidak mampu bikin proyek yang bagus. Bikin visibility studies, baca cash flow nggakbisa," tegas pengusaha Sofyan Wanandi dalam diskusi di Marios Place, Menteng, Jakarta (1/9/2007).Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) itu kemudian memberi contoh kasus Papua. Peningkatan alokasi dana otonomi khusus ternyata membuat pihak pemda yang kapabilitas SDM-nya terbatas, kebingungan menyalurkannya dalam bentuk perencanaan proyek yang efisien dan efektif.Sementara anggota FPAN DPR Dradjad Wibowo berharap di masa mendatang harus ada program pendampingan dari pemerintah pusat ke daerah-daerah. Pendamping ini bertugas sebagai konsultan bagi pemda dalam melakukan perencanaan program dan mengawasi proses pelaksanaannya kelak."Saya pikir Papua, NAD dan Riau, itu perlu program pendampingan," kata Dradjad.
(lh/umi)











































