Diusik Karyawan, Dirut PT Berdikari Memilih Mundur

Diusik Karyawan, Dirut PT Berdikari Memilih Mundur

- detikNews
Jumat, 31 Agu 2007 22:55 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Didik Suryohandoko Sukamto melayangkan surat perngunduran diri kepada Menneg BUMN. Surat itu ia layangkan setelah sehari sebelumnya ia membeberkan keinginannya kepada publik. Dalam surat bernomor 613/A/2007 itu, ia menyatakan ada perbedaan visi antara dirinya dengan kebijakan perusahaan negara itu."Saya capek. Kerja di sini hampir empat tahun dengan kerja keras. Tapi setahun ini, saya malah diusik oleh orang yang tidak senang kepada saya," kata Didik kepada detikcom, di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/8/2007)."Sudah banyak perusahaan asing menawari saya. Rencananya saya akan pindah ke salah satu perusahaan asing setelah surat pengunduran diri saya disetujui oleh menteri. Secara lisan, menteri sudah setuju. Tinggal tertulisnya saja," ucapnya.Yang dia maksud mengusik adalah tindakan bekas bawahannya yang mengadukan dirinya ke Mabes Polri tentang keaslian ijazah SMA-nya. Namun, ia menegaskan, kasus itu hanya alat saja untuk mendongkel dirinya."Sudah setahun ini banyak yang ingin mendongkel saya. Kasus ijazah palsu hanya pemicu saja," tegasnya.Terkait dengan pelaporan dirinya ke Mabes Polri itu, ia membantah keras mempunyai ijazah SMA palsu. Namun ia mengakui tidak menyelesaikan SMA di Indonesia melainkan di London, Inggris."Saya memang tidak selesai SMA di sini. Naik kelas tiga, saya diajak orangtua pindah ke London. Saya selesaikan pendidikan saya di sana yang setara dengan High School. Jadi saya tidak pernah mengaku punya ijazah SMA," tutupnya.Ia menandasakan, persoalan itu adalah persoalan lama. Bahkan ia mengaku sudah 9 kali diminta Menneg BUMN untuk membuktikan itu. "Saya penuhi. Di DPR waktu fit and proper test, semua persoalan itu sudah clear," tegas dia. (Ari/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads