Wapres: Minta Maaf Bukan Berarti Kasus Selesai

Laporan dari Kuala Lumpur

Wapres: Minta Maaf Bukan Berarti Kasus Selesai

- detikNews
Jumat, 31 Agu 2007 21:45 WIB
Kuala Lumpur - Permintaan maaf telah terucap dari Pemerintah Malaysia atas penganiayaan yang dilakukan oknum polisi negeri jiran ini terhadap wasit karate Donald Luther Kolopita. Namun maaf yang disampaikan tersebut bukan berarti bahwa kasus tersebut selesai. "Kita lanjutkan proses hukum, karena minta maaf tidak berarti proses hukum tidak jalan. Jadi harus diproses biar semakin baik. Juga saya minta kuasa usaha di sini untuk melanjutkan, tentu atas permintaan Donald menyampaikan tuntutan," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan usai menghadiri perayaan HUT Malaysia di Hotel Golden Horse Palace, Kuala Lumpur, Jumat (31/8/2007).Dia menambahkan PM Malaysia Abdullah Badawi telah menyampaikan maaf kepada Presiden SBY atas kejadian tersebut. Ketika ditanya tentang kesepakatan antara pemerintah Malaysia mengenai penahanan paspor TKI oleh majikannya, JK mengatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar. "1,5 juta orang Indonesia ada di Malaysia, tentu ada yang baik atau tidak, seperti ada juga kejadian di Jakarta. Tentu tugas Kedubes RI, kalau ada pelanggaran harus ada proses hukum," jelasnya.Dalam perayaan HUT Kemerdekaan Malaysia ini, JK menempati posisi tempat terhormat. JK berada di posisi sebelah kursi PM Abdullah Badawi dan diapit Wakil PM Malaysia Najib Tun Razak. Padahal tamu negara lain yang hadir adalah para kepala negara. Kepala negara yang hadir adalah PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Thailand Surayud Chulanont, PM Kamboja Hun Sen, Sultan Brunei Hasanah Bolkiah, PM Vietnam Nguyen Tan Dung, Pangeran Inggris Andrew. (M Atqa/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads