Polda Metro Dalami Jaringan PSK Internasional
Jumat, 31 Agu 2007 15:15 WIB
Jakarta - Prostitusi di Indonesia ternyata tidak hanya dilakukan perempuan-perempuan Indonesia. Perempuan warga negara RRC pun ikut menjadi perempuan seks komersil (PSK) di Indonesia.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman mengatakan, masih belum mengetahui apakah mereka termasuk dalam jaringan internasional perdagangan wanita. "Sedang didalami Intel. Pasti setiap ada begitu, kita dalami jaringannya," ujar Kapolda di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (31/8/2007).Namun Kapolda enggan mengatakan upaya apa saja yang akan dilakukan Intelkam Polda dalam mengungkap jaringan PSK tersebut. "Tidak usah kita sebutkan upayanya. Tapi kita dalami mengapa begini dan mengapa begitu," kata dia. Kamis, 30 Agustus kemarin, seorang germo Cheng Kin Chiuvalen berkewarganegaraan RRC melaporkan ke Polda Metro Jaya seorang laki-laki yang juga warga negara RRC telah menculik anak buahnya seorang PSK Zeng Yue Lan (23).Penculik sempat meminta tebusan Rp 15 juta kepada germo tersebut yang juga menjadi pengelola di karaoke Diamond, Jakarta Barat.
(ziz/asy)











































