Fahmi Idris Tetap Tidak Hadiri Resepsi HUT Malaysia
Jumat, 31 Agu 2007 14:31 WIB
Jakarta -
Meski Perdana Menteri (PM) Abdullah Badawi sudah meminta maaf atas pemukulan polisi Malaysia terhadap wasit karate asal Indonesia Donald Luther Kolobita, namun Menteri Perindustrian Fahmi Idris tetap tidak akan hadir dalam resepsi HUT ke-50 Malaysia. Fahmi tidak akan menarik suratnya. "Tidak. Saya sudah kirim surat ke Kedubes Malaysia bahwa saya tidak akan hadir," kata Fahmi Idris dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Jumat (31/8/2007). Kamis (30/8/2007) kemarin, Fahmi melayangkan surat kepada Duta Besar (Dubes) Malaysia Dato Zainal Abidin. Fahmi beralasan ketidakhadirannya karena kurang puas atas sikap Malaysia dalam kasus pemukulan Donald. Berikut isi surat berkop Menteri Perindustrian dengan nomor: 756/M-INd/VIII/2007. Sehubungan dengan surat saudara per tanggal 21 Agustus 2007, perihal undangan Majelis Resepsi Sempena Hari Kemerdekaan Malaysia ke-50 di Jakarta pada 31 Agustus 2007 di Ballroom Hotel Shangri-La Jakarta, saya mohon maaf tidak dapat menghadiri resepsi tersebut, karena saya sangat kecewa dan prihatin atas perbuatan anggota kepolisian Diraja Malaysia terhadap seorang wasit karate Indonesia bernama Donald Luther Kolobita dan berbagai kekerasan yang dialami tenaga kerja Indonesia serta masih banyaknya permasalahan TKI yang belum diputus oleh pengadilan negara Malaysia. Namun, demikian saya ingin mengucapkan selamat atas hari Kemerdekaan Malaysia ke-50 serta mengharapkan perubahan-perubahan yang bersungguh-sungguh yang dilakukan pihak Malaysia untuk menjaga hubungan baik kedua negara. ttd Menteri Perindustrian Fahmi Idris Rencananya, resepsi HUT Malaysia ini akan berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB malam ini di Hotel Shangri-La, Jl Sudirman, Jakarta. Kedubes Malaysia mengundang banyak pejabat pemerintah Indonesia dan pejabat Kedubes negara-negara lain.
(asy/nrl)










































