Bang Yos Tak Rela Rakyat Dapat Servis Tol Buruk Tapi Tarif Naik
Jumat, 31 Agu 2007 13:30 WIB
Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pasrah menerima rencana pemerintah yang akan menaikkan tarif tol di 13 ruas. Bila warga tidak setuju dengan kenaikan tarif itu, maka warga diimbau tidak menggunakan jalan tol."Kalau itu memang keputusan pemerintah mau apa lagi. Tapi saya nggak rela warga saya dapat pelayanan yang buruk, tapi tarif dinaikkan," ujar pria yang akrap disapa Bang Yos ini di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (31/8/2007).Dia mengatakan, jika pemerintah tetap akan menaikkan tarif tol, pelayanan harus ditingkatkan. Menurutnya, warga sudah membayar untuk mendapatkan jalan yang bebas hambatan."Masak dapat hambatan terus, kan jadinya macet," imbuh mantan Pangdam Jaya ini.Rencana kenaikan tarif tol tersebut merupakan keputusan pemerintah pusat berdasar UU 38/2004 tentang Jalan dan PP 15/2005 tentang Jalan Tol. Kenaikan itu, lanjutnya, adalah kewenangan dari pusat meskipun ada UU Otda."Sebenarnya dalam UU Otda, itu harus diserahkan ke daerah. Tapi nyatanya tetap seperti itu," sesal Bang Yos.Terkait kenaikan tarif tol ini, dia pun menyerahkan keputusan pada masyarakat untuk mengambil langkah sendiri. "Bila tidak setuju dengan kenaikan tarif tol, masyarakat tidak perlu menggunakan jalan tol," tandasnya.
(nvt/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































