Hendak Panjat Kedubes Malaysia, Pendemo - Polisi Adu Mulut

Hendak Panjat Kedubes Malaysia, Pendemo - Polisi Adu Mulut

- detikNews
Jumat, 31 Agu 2007 10:49 WIB
Jakarta - 2 Pria aktivis Migrant Care hendak memanjat pagar gerbang Kedubes Malaysia untuk memasang 46 nama-nama TKI yang menjadi korban penyiksaan di negeri jiran itu. Namun niat mereka dihalangi polisi. Adu mulut pun tidak terelakkan.Saat 2 pria itu baru mengambil ancang-ancang memanjat pagar setinggi 3 meter itu tiba-tiba pinggang mereka dipegangi erat 2 personel polisi."Sebentar saja kita mau naik, mau masang saja," pinta pria itu saat demo di Kedubes Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2007)."Tidak boleh. Turun...turun...ini perintah atasan," kata seorang aparat polisi.Akhirnya, aktivis LSM itu manut dan deretan nama TKI hanya dapat dipasang dengan kayu di depan gerbang.20 Orang dari Migrant Care ini berujuk rasa meminta agar pemerintah Malaysia meminta maaf atas penganiayaan TKI, bukan hanya atas insiden pemukulan wasit karate Indonesia Donald Kolobita."Permintaan maaf Malaysia terhadap pemukulan wasit hanya basa-basi, masih banyak rakyat kita yang disiksa tetapi pemerintah Malaysia hanya diam saja.Malaysia harus minta maaf juga untuk itu," kata koordinator aksi Anis Hidayat dalam orasinya.Kedubes Malaysia dijaga 4 SSK atau 400 personel polisi. Polisi berkonsentrasi di sayap kiri dan sayap kanan pagar Kedubes Malaysia. Sedangkan puluhan polisi yang mengenakan tameng dan pentungan berjaga-jaga di depan pintu gerbang.Aksi masih berlangsung damai dan arus lalu lintas di sepanjang Jalan HR Rasuna Said itu sedikit tersendat. Namun demikian, belum ada pengalihan kendaraan yang melintasi jalur lambat. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads