Malaysia Harus Minta Maaf Pada Rakyat, Bukan Hanya SBY

Malaysia Harus Minta Maaf Pada Rakyat, Bukan Hanya SBY

- detikNews
Jumat, 31 Agu 2007 08:10 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi telah menelepon Presiden SBY untuk meminta maaf terkait pemukulan terhadap Donald Luther Kobolita. Namun langkah itu dinilai tidak cukup untuk bangsa Indonesia."Yang mendesak untuk minta maaf siapa, kan rakyat. Kalau yang mendesak SBY, boleh saja minta maaf hanya kepada SBY," kata anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin kepada detikcom, Jumat (31/8/2007).Menurut Ali Mochtar, jika pemerintah Malaysia mau meminta maaf, seharusnya kata maaf sudah diucapkan sejak peristiwa pemukulan terjadi."Tidak usah menunggu ada gejolak semacam ini. Ini setelah ada gonjang-ganjing, baru telepon SBY," tandasnya.Ali Mochtar juga menegaskan, pemerintah Indonesia harus terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Politisi asal Partai Bulan Bintang itu bahkan telah mengusulkan kepada Ketua Komisi I DPR agar mendesak pemerintah untuk melaporkan kasus yang membuat Donald luka parah tersebut ke tingkat internasional."Karena ini pelakunya polisi, kita akan desak pemerintah melapor ke Interpol di Paris. Minggu ini kemungkinan Komisi I akan membicarakan itu," kata Ali Mochtar. (ken/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads