Sistem Tarif Terbuka JORR
BPJT Janji Lihat Problem Bintaro
Kamis, 30 Agu 2007 16:30 WIB
Jakarta - Tidak terhitung banyaknya warga Bintaro yang mengeluh dengan sistem tarif terbuka yang diberlakukan di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Penyebabnya, mereka hanya melintasi JORR beberapa meter saja, namun harus membayar tarif sama seperti pelintas jarak 45 km. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berjanji akan ke lapangan untuk melihat kasus ini. "Nanti saya lihat ke lapangan," kata Kepala BPJT Hisnu Pawenang usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2007).Hisnu kembali mengulang penjelasannya soal JORR seperti yang dijelaskan kepada anggota dewan. Menurutnya, Tol JORR merupakan jalan arteri untuk jarak jauh, bukan jarak pendek. "Tapi kami mendengar dari Bintaro sangat mengeluhkan sekali karena begitu keluar langsung bayar (Rp 6.000 + Rp 1.500). Saya akan ke lapangan," ujarnya lagi.Namun, imbuhnya, sebelum tarif rata-rata ditetapkan Rp 6.000, pihaknya sudah melakukan penghitungan dengan mempertimbangkan pengguna jarak jauh dan jarak pendek yang perbandingannya 70 persen dan 30 persen."Itu sudah dihitung dengan pembobotan berapa pengguna jarak jauh, berapa pengguna jarak pendek. Jadi tidak akan berubah dengan sebelum diubah sistemnya," kata dia.
(umi/nrl)











































