Taliban Lepas 12 Sandera Korsel, SBY Puji Diplomat RI
Kamis, 30 Agu 2007 15:30 WIB
Denpasar - Presiden SBY memuji keterlibatan negosiator Indonesia dalam pembebasan warga Korea Selatan (Korsel) yang disandera Taliban. Sejauh ini sudah 12 sandera dibebaskan.Pujian tersebut disampaikan SBY usai menghadiri Pertemuan Tahunan Badan Koordinasi Kehumasan (Bako Humas) di Hotel Sahid, Jl Pantai Kuta, Bali, Kamis (30/8/2007).SBY menjelaskan, pagi tadi dia mendapat laporan dari Dubes Indonesia di Afghanistan. Laporan tersebut menjelaskan keterlibatan diplomat Indonesia, Heru Wicaksono, dalam upaya pembebasan warga Korsel yang disandera oleh Taliban."Saya beri penghargaan kepada diplomat di Afghanistan yang ikut berkontribusi dalam penyelesaian damai pembebasan sandera asal Korsel," ungkap SBY.Menurut SBY, keterlibatan Indonesia itu berawal dari kunjungannya ke Korsel beberapa waktu lalu. Dalam percakapan dengan Presiden Korsel, SBY mengatakan Indonesia siap membantu penyelesaian masalah sandera ini dalam rangka misi kemanusiaan."Setelah itu saya sampaikan kepada Dubes di Afghanistan apa yang bisa kita lakukan dalam misi kemanusiaan itu, dengan catatan melakukan komunikasi dan kerjasama baik dengan Afghanistan serta pihak terkait, termasuk Taliban dan Korsel," tutur SBY.Dikatakan SBY, dalam proses negosiasi selanjutnya akhirnya diplomat Indonesia disetujui bertindak sebagai penengah. Posisi ini sangat menentukan proses pembebasan sandera tersebut."Peran ini didukung oleh Afghanistan dan difasilitasi oleh ICRC (Palang Merah Internasional), yang kita syukuri cukup lancar dan progresif. 12 Warga Korsel sudah dilepaskan, beberapa lainnya diberitakan akan menyusul," ujar SBY.
(djo/nrl)











































