Air Seni Bebas Narkoba Dijual Seharga Rp 50 Ribu di IPDN

Air Seni Bebas Narkoba Dijual Seharga Rp 50 Ribu di IPDN

- detikNews
Kamis, 30 Agu 2007 15:24 WIB
Jakarta - Macam-macam cara praja IPDN untuk lolos dari tes narkoba. Tes urine dilewati dengan cara membeli sekantong air seni bebas narkoba. Harganya? Cuma Rp 50 ribu."Pada saat pemeriksaan air kencing itu, ada air kencing (bebas narkoba) yang dijual. Harganya Rp 50.000. Nah air kencing itu yang dites," ungkap dosen IPDN Inu Kencana sebagai saksi dalam sidang gugatan perdata keluarga Cliff Muntu terhadap Depdagri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Kamis (30/8/2007).Sehingga, kata Inu, hampir dipastikan semua praja yang terindikasi menggunakan narkoba lulus tes. Tokh, air seni yang dipakai untuk tes bisa diganti dengan air seni bebas narkoba yang harganya cuma Rp 50 ribu.Peristiwa penganiayaan terhadap Cliff yang berujung pada kematian, menurut Inu, bukan satu-satunya. Hasil otopsi menyebutkan testis Cliff pecah. Nah, menurut Inu, Cliff bukan praja pertama yang mengalami peristiwa yang bisa mengancam kesuburan laki-laki itu."Ini bukan kasus pertama. Sebelumnya ada seorang praja bernama Richard yang datang kepada saya dan berkata 'Bapak, telur saya pecah'. Praja itu tampak kesakitan karena telah dipukul dengan menggunakan lutut di selangkangannya," kata Inu.Menurut Inu, pemukulan praja oleh praja lainnya, terutama oleh senior terhadap yunior, sudah terjadi sejak angkatan pertama tahun 1990. Pihak berwenang IPDN pun seringkali menutup-nutupi dan bertindak lunak atas pelaku kekerasan itu."Beberapa orang yang terlibat dalam tewasnya praja Wahyu Hidayat justru dinyatakan lulus. Lalu saya tanyakan ke senat, di buku laporan pendidikan ditambahkan halaman bahwa 9 orang itu dinyatakan tidak lulus. Tapi nyatanya, waktu ada kasus Cliff, mereka malah sudah jadi ajudan. Berarti (ketidaklulusan) itu bohong-bohongan," tandas Inu. (aba/nrl)


Berita Terkait