Kasus Munir
Kapolri Harus Usut Asmini dan Avi
Kamis, 30 Agu 2007 15:14 WIB
Jakarta - Nama-nama orang tidak dikenal disebut-sebut dalam percakapan via telepon antara eks Dirut Garuda dan Pollycarpus Budihari Priyanto. Ada Petruk, Asmini, dan Avi. Kapolri Jenderal Pol Sutanto harus mengusut mereka."Kami meminta Kapolri terkait keterangan IS di PK nama-nama Petruk, Asmini, dan Avi untuk segera diungkap serta dihadirkan ke pengadilan PK sebagai saksi," kata koordinator Kontras Usman Hamid.Hal ini disampaikan Usman di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2007).Usman khawatir apabila pemanggilan Petruk cs diulur-ulur maka barang bukti akan hilang. "Jadi tidak usah menunggu sampai sidang PK selesai," ujarnya.Namun demikian, Usman mengaku menerima logika Kapolri yang menginginkan pengusutan nama-nama itu setelah PK selesai."Kalau logika Kapolri dipakai nantinya takut ada bukti yang hilang, ada intervensi lainnya. Agar tidak menimbulkan interpretasi yang menyudutkan BIN ini kasus ini harus diungkap," cetus Usman.Pada Rabu kemarin, Usman menyatakan bahwa Bu Asmini diduga adalah nama sandi dari Wakil KaBIN As'ad dan Bu Avi diduga adalah mantan Deputi V KaBIN. Sedangkan Petruk adalah sebutan Polly pada Abdul Rahman Saleh, mantan Jaksa Agung.Terkait:Inilah Percakapan Pollycarpus dan Indra Setiawan
(aan/nrl)











































