Graha XL Yogya Steril, Polisi Kantongi Identitas Peneror
Kamis, 30 Agu 2007 14:54 WIB
Yogyakarta - Gedung Graha XL Yogyakarta dinyatakan steril setelah disisir Tim Gegana. Polisi juga sudah mengantongi identitas pelaku teror yang mengancam akan meledakkan gedung tersebut."Setelah kita lakukan penyisiran outdor dan indoor, tidak dijumpai barang yang dicurigai sebagai bahan peledak. Ancaman itu tidak terbukti," kata Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Agung Budi Maryoto kepada wartawan seusai melakukan penyisiran d gedung Graha XL di Jl Mangkubumi, Yogyakarta, Kamis (30/8/2007).Meski tidak terbukti ada bahan peledak, kata dia, pihaknya hanya menyayangkan pihak pengelola XL yang baru melaporkan kasus teror itu setelah ancaman lewat telepon yang ke-12 kali. Padahal ancaman sudah ada sejak pukul 02.49 WIB, tapi baru dilaporkan aparat pada pukul 11.30 WIB.Dia mengatakan, pihaknya telah mendapatkan identitas dan nomor telepon seluler yang digunakan pelaku teror. Nama dan lokasi pelaku sudah tercatat dan terekam oleh operator. Sebab ancaman dilakukan lewat operator 818 milik XL. Namun dia tidak bersedia membeberkan identitas tersebut untuk kepentingan penyelidikan. "Semua sudah kita ketahui. Semuanya akan ditindaklanjuti oleh Densus 88 Antiteror karena sudah di luar batas wilayah Yogyakarta," kata dia.Sementara itu berdasarkan pantauan detikcom setelah dilakukan penyisiran selama 1 jam, ancaman teror bom tidak terbukti. Mulai pukul 14.00 WIB, puluhan karyawan sudah boleh kembali bekerja. Mereka satu-persatu memasuki gedung setelah semua anggota Gegana keluar ruangan dan menyatakan semua ruangan bersih, tidak ditemukan benda mencurigakan.
(bgs/asy)











































