Konektivitas Digital di Puskesmas, Muluskan Layanan dan Kenyamanan Pasien

Apresiasi Konektivitas Digital

Konektivitas Digital di Puskesmas, Muluskan Layanan dan Kenyamanan Pasien

Ihfadzillah Yahfadzka - detikNews
Senin, 01 Des 2025 18:00 WIB
Konektivitas Digital di Puskesmas, Muluskan Layanan dan Kenyamanan Pasien
Foto: Shutterstock
Jakarta - Transformasi digital layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan di tengah arus teknologi yang serba cepat. Digitalisasi di layanan kesehatan telah merambah hingga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terkoneksi.

Dampak meningkatnya konektivitas digital salah satunya terlihat di Puskesmas Letung Desa Landak, Jemaja Timur, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Salah satunya melalui penyediaan antrean online bagi pasien.

Kepala Puskesmas Letung, Kecamatan Jemaja Timur, Adymulianto Manurung mengungkapkan melalui penyediaan jaringan internet di Puskesmas Letung yang disokong oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) melalui program Aksi (akses internet) memungkinkan pasien untuk mendaftarkan antrean di di aplikasi E-Puskesmas.

"Sekarang kita menggunakan sistem antrean online menggunakan aplikasi e-Puskesmas. sistem pelaporan itu kan sekarang berbasis online. Jadi, mulai dari pendaftaran sampai pulang itu, semua melalui aplikasi," kata Adimulyanto dikutip Senin (1/12/2025).

Adimulyanto menuturkan, fasilitas ini juga membantu pasien untuk mengantre dari rumah yang dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran online melalui aplikasi WhatsApp.

"Artinya, mereka (pasien) tidak perlu mendaftar ke sini untuk pendaftaran online, mereka akan masuk ke dalam sistem dan kita daftarkan. Pasien cukup datang tinggal nanti dilayani oleh dokternya atau dilakukan pemeriksaannya," ungkap Adimulyanto.

"Dan masyarakat kita juga sekarang tentu tidak susah. Karena masyarakat selain harus administrasi yang sifatnya online, sekarang mereka tidak perlu ke mana-mana, cukup di Puskemas Letung saja," imbuh Adimulyanto.

Salah satu pasien Puskesmas Letung, Pirawati mengungkapkan hadirnya layanan anteran online mempermudah dirinya dalam mengakses layanan Puskesmas. Selain itu, masifnya digitalisasi juga membantu dia mendapatkan informasi melalui internet.

"Alhamdulillah sangat senang. Ini (internet) sangat membantu kami," tutur Pitrawati.

Konektivitas digital di Puskesmas Letung menjadi contoh meluasnya konektivitas digital yang kini tengah gencar dilakukan oleh BAKTI Komdigi.

Upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital di Indonesia tentunya tak dapat berjalan optimal tanpa peran aktif masyarakat . Untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung konektivitas digital, detikcom mengundang masyarakat untuk mengajukan individu, komunitas, dan lembaga inspiratif dalam acara 'Apresiasi Konektivitas Digital'.

Apresiasi Konektivitas Digital merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada segenap insan, meliputi individu, komunitas, atau lembaga yang berperan penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia.

Melalui penghargaan ini, detikcom akan menyoroti berbagai kisah inspiratif tentang dedikasi dan inovasi individu, komunitas, dan lembaga dalam membuka akses teknologi hingga pelosok negeri.

Cara Ajukan Nominasi Apresiasi Konektivitas Digital

Masyarakat bisa berpartisipasi dalam mendorong perluasan konektivitas digital dengan memberikan penghargaan kepada individu, komunitas, dan lembaga yang telah berkontribusi mengerahkan pikiran dan tenaganya untuk memperluas jangkauan telekomunikasi di Tanah Air.

Caranya, cukup ajukan nama individu, komunitas, atau lembaga melalui detik.com/apresiasikonektivitasdigital. Anda dapat mengusulkan nama individu, komunitas, atau lembaga yang dinilai berkontribusi nyata dalam membuka akses teknologi dan informasi, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Form dapat diisi dengan data diri dan kategori nominasi yang sesuai untuk mendukung proses seleksi penerima penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital di laman ini. Adapun form dapat diisi mulai dari 15 November 2025 - 28 Februari 2026.

Melalui ajang ini, diharapkan bisa mendorong lebih banyak kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadirkan akses digital yang merata di seluruh Indonesia. Dengan konektivitas yang semakin merata, masyarakat di daerah 3T pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing di era digital. Dengan demikian, visi Indonesia Emas yang dicanangkan pemerintah juga dapat terwujud.

detikcom sebagai media masif akan menyorot berbagai kisah inspiratif tentang dedikasi dan inovasi dalam membuka akses teknologi hingga pelosok negeri melalui penghargaan 'Apresiasi Konektivitas Digital' yang merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada individu, komunitas, dan lembaga yang berperan penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia. (akd/ega)



Berita Terkait