Kado untuk Mensesneg dari Jepang
Kamis, 30 Agu 2007 11:06 WIB
Jakarta - Mensesneg Hatta Rajasa mendapat kado saat berkunjung ke Jepang, Selasa (28/8/2007) lalu. Masyarakat Anti Korupsi dan Peduli Bangsa-Jepang (MASSA-J) memberikan kado berupa tuntutan penyelesaian atas beberapa masalah di Indonesia kepada Hatta. Kado ini diberikan MASSA-J dalam temu masyarakat Indonesia dengan Hatta di KBRI Tokyo Selasa lalu, pukul 19.00 - 22.00 waktu setempat. Kado ini diberikan kepada Mensesneg untuk dimintakan agar diserahkan kepada Presiden SBY. Acara temu masyarakat itu dipimpin langsung Dubes RI untuk Jepang, Jusuf Anwar. Menurut Harus Laksana Guntur, Koordinator MASS-J dalam e-mailnya kepada redaksi detikcom, Kamis (30/8/2007), dengan tidak mengabaikan masalah-masalah mendasar lainnya, MASSA-J mengajukan beberapa tuntutan kepada pemerintah agar segera memperhatikan beberapa hal mendasar. Antara lain, penuntasan kasus BLBI dan Soeharto dalam koridor hukum yang berlaku dan berkeadilan, keberpihakan perekonomian pada rakyat kecil, pemberantasan KKN secara tegas dan tidak tebang pilih, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, proteksi sektor ekonomi/usaha yang berhubungan langsung dengan hajat hidup rakyat banyak dan rahasia negara , serta penuntasan kasus pelanggaran HAM berat, termasuk did alamnya kasus Munir yang menjadi perhatian internasional. Menurut Harus, atas pemberian kado ini, Hatta Rajasa menyatakan kesediaannya untuk menyampaikan amanah ini kepada Presiden. Temu masyarakat dengan Mensesneg di KBRI-Tokyo ini diakhiri dengan nonton barenag pemutaran film Indonesia Vision 2030 dan bagi2 buku Indonesia Vision 2030 kepada para perwakilan ormas dan Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI).
(asy/asy)











































