Otorita IKN Diharap Jadi Teladan Etos Kerja bagi Daerah Lain

Otorita IKN Diharap Jadi Teladan Etos Kerja bagi Daerah Lain

Renaldi Saputra - detikNews
Minggu, 30 Nov 2025 19:57 WIB
Kemendagri
Foto: dok. Kemendagri
Jakarta -

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya soal desain maupun infrastruktur. Ia menilai, pembangunan IKN juga menjadi momentum untuk membentuk kultur birokrasi dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) agar dapat menjadi teladan bagi daerah lain.

"IKN ini bukan seolah-olah mendesain, tapi itu tadi etos kerja, culture tadi. Ini harus jadi percontohan semua [ASN yang ada]," ujar Bima, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/11/2025).

Dalam dialog tersebut, Bima menekankan pentingnya mendengar langsung tantangan yang dihadapi ASN di lapangan. Ia menilai pembangunan IKN bukan sekadar pembangunan fisik atau perencanaan teknis, melainkan proses menghadirkan kultur birokrasi yang dapat menjadi standar baru bagi tata kelola pemerintahan di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bima menjelaskan pemindahan ibu kota merupakan langkah politik yang tepat. Berdasarkan pengalamannya memimpin Kota Bogor selama sepuluh tahun, ia memahami beratnya beban Jakarta yang menanggung fungsi sebagai pusat pemerintahan, pusat ekonomi, dan pusat aktivitas nasional.

Ia menambahkan fokus utama saat ini adalah memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah. ASN yang pertama kali bertugas di IKN memegang peran strategis sebagai generasi perintis yang membangun fondasi tata kelola pemerintahan baru. Oleh karena itu, Bima menyebut mereka sebagai "As-Sabiqun Al-Awwalun" atau kelompok awal yang membentuk nilai, budaya kerja, dan standar pelayanan publik di IKN.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya menjadikan OIKN sebagai contoh penerapan tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, digitalisasi layanan, sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan konsep smart city merupakan instrumen penting yang tetap harus diperkuat dengan karakter, integritas, serta etos kerja yang kuat.

"Yang paling basic adalah not only about kompetensi, tapi karakter," tegasnya.

Ia berharap ASN OIKN dapat tampil sebagai role model melalui profesionalitas, orientasi pelayanan, integritas, dan kedisiplinan dalam bekerja. Melalui dialog tersebut, Bima mendorong ASN OIKN memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menegaskan kolaborasi, inovasi, dan konsistensi dalam menerapkan budaya kerja yang baik menjadi kunci terwujudnya IKN sebagai pusat pemerintahan modern yang dapat menjadi rujukan nasional.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi ASN OIKN untuk menegaskan kembali peran mereka sebagai garda terdepan dalam membentuk standar baru birokrasi di ibu kota negara.

(prf/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads