Warga Malaysia Dilindungi Polri dari Sweeping
Kamis, 30 Agu 2007 09:48 WIB
Denpasar - Sweeping menghantui warga Malaysia yang bermukim di Indonesia menyusul insiden pemukulan wasit karate Donald Peter Luther Kolobita (47). Mabes Polri siap turun tangan melindungi warga negeri jiran itu."Tugas kita melindungi setiap warga, termasuk warga negara lain akan kita lindungi," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Hadiwinoto.Hal ini disampaikan Sisno di sela-sela pertemuan tahunan tingkat nasional Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah di Hotel Sahid, Jalan Pantai Kuta, Bali, Kamis (30/8/2007).Menurut dia, perlindungan warga negara Malaysia sangat tergantung pada situasi dan kondisi. "Kalau sudah terjadi pemukulan, yang mukul pasti ditangkap. Kalau ada ancaman, dia perlu perlindungan pasti dikawal," ujarnya.Sisno mengatakan unjuk rasa hal yang bagus untuk menyampaikan aspirasi sepanjang tidak menimbulkan keributan."Kalau demo ke Malaysia. Ke Malaysia urus paspor. Rame-rame di sana kan bagus, jangan ribut di sini, ributnya di sana. Kalau rame-rame di dalam negeri, yang takut datang bukan Malaysia saja semua warga negara lain takut ke Indonesia karena tidak nyaman. Jangan karena perangi Malaysia yang lain jadi takut. Perangi saja Malaysia," bebernya.Donald menjadi salah satu wasit asal Indonesia dalam kejuaraan karate se-Asia di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Dia dianiaya 4 polisi Malaysia karena dianggap mirip dengan pelaku kejahatan yang diincar aparat setempat.
(aan/nrl)











































