Puan Soroti Peran Legislator sebagai Jembatan Politik dan Ilmu Pengetahuan

Puan Soroti Peran Legislator sebagai Jembatan Politik dan Ilmu Pengetahuan

Diffa Rezy - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 21:49 WIB
Puan
Foto: Istimewa
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut pentingnya pendidikan beserta tokoh legislator sebagai jembatan antara dunia politik dengan ilmu pengetahuan. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri pengukuhan Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan Bidang Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, hari ini.

"Atas nama pimpinan dan seluruh Anggota DPR RI, saya mengucapkan selamat atas pencapaian akademis yang prestisius ini. Pengukuhan ini bukan hanya kehormatan bagi beliau pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi institusi DPR RI," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Ia menilai pengukuhan Adies bukan sekadar penganugerahan gelar akademik, tetapi juga menegaskan pentingnya sosok tokoh yang mampu menjembatani dunia politik dan ilmu pengetahuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengukuhan ini bukan sekadar penganugerahan gelar akademik, tetapi juga penegasan akan pentingnya kehadiran tokoh yang mampu menjembatani dunia politik dan dunia ilmu pengetahuan; sehingga kebijakan negara yang dihasilkan akan semakin memiliki legitimasi yang kuat," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam dinamika pembangunan bangsa.

"Universitas Islam Sultan Agung dan perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia memiliki peran penting sebagai penghasil gagasan ilmiah, hasil riset, inovasi, serta kritik konstruktif," jelasnya.

"Dalam membangun bangsa dan negara, kita membutuhkan kerja bersama dari seluruh komponen bangsa, termasuk dari kalangan akademis, sehingga Indonesia bergerak semakin baik dari waktu ke waktu," sambungnya.

Menurutnya, ilmu pengetahuan harus bisa memberi dampak nyata dalam pengambilan keputusan negara, terutama dalam pembentukan undang-undang.

"Ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti sebagai teori. Gagasan dan rekomendasi akademik dapat memperkaya proses pembentukan undang-undang, pengawasan, dan penganggaran, sehingga produk legislasi yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas, relevan, dan berkeadilan," katanya.

Lebih lanjut, Puan menekankan kolaborasi antar elemen bangsa menjadi fondasi sekaligus tanggung jawab bersama.

"Inilah tanggung jawab kita bersama: dengan kapasitas terbaik yang kita miliki, kita kerja bersama membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian," imbuhnya.

Ia pun berharap prestasi baru bagi Adies dapat berkontribusi bagi rakyat.

"Bapak Adies Kadir. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas amanah besar ini," ucapnya.

"Saya berharap gelar profesor kehormatan ini justru menjadi langkah awal yang baru bagi Bapak untuk terus menguatkan pemikiran dan kerja-kerja Bapak bagi bangsa, negara, dan rakyat," pungkasnya.

(akn/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads