SBY Nilai Perubahan UUD 1945 Butuh Sosialisasi
Kamis, 30 Agu 2007 04:07 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memandang tepat langkah MPR yang secara terus menerus mensosialisasikan UUD 1945. Sebab, undang-undang tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan."Adalah tepat MPR RI perlu melakukan langkah-langkah sosialisasi yang intensif dan terus menerus. Karena dalam 4 tahun undang-undang kita mengalami 4 kali perubahan," ujar SBY saat berpidato pada perayaan HUT MPR ke-62 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2007).Menurut SBY, perubahan undang-undang itu mempunyai dampak di segala bidang. Baik terhadap sistem pemerintahan, ketatanegaraan dan pranata hukum di negeri ini. SBY menambahkan, sosialisasi UUD 1945 yang dilakukan oleh MPR diharapkan dapat memperjelas pemahaman rakyat terhadap konstitusi. "Kita semua ingin tegaknya konstitusi, karena itu UUD 1945 harus kita jadikan pedoman dan kita jalankan, ujarnya. Pada kesempatan itu, SBY mengucapkan selamat ulang tahun kepada MPR. Selama perjalanan sejarah Indonesia hingga kini, MPR dinilainya berperan penting, baik dalam keadaan normal maupun maupun kritis.
(irw/gah)











































